Artikel Pendidikan    // artikel tentang pendidikan Indonesia
 ArtikelPendidikan.com    Forum     Ngobrol Yuk!     Contact Us   
Forum Artikel Pendidikan › PANDUAN GERAKAN...

PANDUAN GERAKAN...

Asri © Sabtu, 15 Juni 2013 | 21:10 WIB
PANDUAN GERAKAN PRAMUKA
SIAGA
Oleh:
ASRI, S.Pd
SMP ISLAM ASSAGAF KOKOK PUTIK

PRAMUKA SIAGA

1.1 Arti Perindukan Siaga
	Kelompok usia yang masuk kedalam Pramuka Siaga adalah 7 sampai 10 tahun.Sedangkan
kelompok besar dalam Pramuka Siaga dinamakan Perindukan.Perindukan terdiri dari 40 orang
Pramuka Siaga.Perindukan Siaga trebagi dalam kelompok satuan terkecil yang dinamakan
Barung.Di dalam Barung terdiri dari 5 sampai 10 orang Pramuka Siaga.Di dalam Barung
memakai nama Warna seperti: Barung Biru,hijau merah dan lain sebagainya.

1.2 Kepemimpinan di Perindukan Siaga
	Dalam Keputusan kwartir Nasional Gerakan Pramuka nomor 137 Tahun 1987 tentang
penyelenggaraan Gugus Depan Pramuka bahwa ketentuan tentang kepemimpinan Perindukan
sebagai berikut:
	Perindukan dipimpin oleh seorang Pembina Siaga yg berusia sedikitnya 21 tahun,dan di
bantu oleh 3 orang Pembantu Pembina Siaga yg berusia sedikitnya 16 tahun.
	Pembina dan pembantu Pembina Siaga putera dapat dijabat oleh wanita atau pria.
	Pembina dan Pembantu Pembina puteri harus di jabat oleh wanita.
	Barung secara bergilir oleh seorang pemimpin yg di pilih oleh para anggota barung.
	Membantu pemimpin barung di tunjuk wakil barung dari anggota
	Pemimpin barung akan di tunjuk oleh pemimpin barung lainnya sebagai pemimpin barung
utama di panggil sulung.pemimpin barung utama tetap memimpin barungnya.
	Pendidikan kepemimpinan bagi pramuku siaga di adakan dewan peridukan siaga di singkat
dengan dewan siaga yang terdiri dari para pemimpin Barung Utama dan Pembina serta 
pembantu siaga.
(1).Dewan siaga mengadakan pertemuan sebulan sekali yang di pimpin Pembina    Siaga atau
pembantunya
(2) Dewan Siaga  bertugas mengurus dan mengatur kegiatan-kegiatan perindukan Siaga dan
menjalankan putusan-putusan yang di ambil oleh dewan siaga.
1.3 Kode kehormatan Pramuka siaga
Kode kehormatan Pramuka siaga adalah Dwi satya dan bentuk janji. Sedangkan bentuk moralnya
adalah Dwi dharma. 
DWI SATYA
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh
(1)	menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(2)	Setiap hari berbuat kebaikan
DWI DHARMA
(1)	Siaga itu menurut ayah dan ibunda
(2)	Siaga itu berani dan tidak mudah putus asa
1.4	Macam – macam tingkatan Pramuka siaga
Ada tiga macam  tingkatan pramuka siaga:
a)	Siaga Mula
b)	Siaga Tata
c)	Siaga Bantu
a. upacara pembukan latihan
     1. Tahap persiapan 
          - Bendera merah putih
          - Tongkat atau tiang
          - Ikatan bendera merah putih di tongkat lalu di gulung
     2. Tahap pengecekan
         - Pemimpin barung menyiapkan barungnya
         - PBU memerintahkan semua barung membentuk formasi berjajar
         - Laporan PB kepada PBU
         - PBU menjemput yanda/bunda untuk pemeriksaan
    3. pelaksanaan
        -  PBU membunyikan pluit lalu PBU berseru siaga….!
        -  Siaga berseru serentak siap……!
        -  Peserta upacara membentuk lingkaran besar .di tengah barisan barung utama.
        -  PBU melapor dan menjemput yanda/bunda
        - Yanda/bunda menempatkan dirinya pada tempatnyaPBU memimpin penghhormatan
       -   PBU di perintah yanda/bunda mengambil bendera
       -  PBU msuk membawa bendera dari posisi sebelah kanan menuju kearah standar tiang
bendera peserta  Upacara memberikan hormat di pimpin oleh yanda/bunda
       -  Pembacaan teks pancasila oleh yanda/bunda
       - Selanjutnya pembacaan dwi dharma oeh yanda/bunda dalam pengucapan kata siaga di
ganti dengan kami
       -  Doa oleh yanda/bunda
       -  Amanat yanda/bunda
       -  Yanda/bunda meninggalkan lapangan upacara
       -  PBU membubarkan pesrta upacara
b.	Upacara Penutupan Latihan
1.	Membentuk formasi barisan lingkaran
2.	Yanda/Bunda dijemput PBU
3.	PBU mengantar Yanda ketempatnya
4.	Yanda/Bunda beridiri ditempatnya
5.	PBU memimpin penghormatan untuk Yanda/Bunda
6.	PBU memberi penghormatan pada sang saka Merah Putih,lalu memegang tongkat bendera dan
menggulungnya.Seluruh perindukan memberikan penghormatan yang dipimpin oleh Yanda/Bunda
hingga bendera di bawa keluar lapangan
7.	Selanjutnya Yanda/Bunda menyampaikan pesan  yang berisi nasehat dan dilanjutkan dengan
do’a menutup kegiatan latihan pada saat itu.
8.	Sebelum meninggalkan arena Yanda/Bunda mengucapkan terima kasih kepada PBU,selanjutnya
keluar dari arena
9.	PBU dapat membubarkan seluruh perindukan.
C.  Upacara Pelantikan Siaga
1.	Tahap persiapan
	Persiapan tanda-tanda yang relevan dengan pelantikan
	Sebelum Siaga dilantik,maka perlu Tanya jawab apa sudah siap atau tidak
2.	Tahap Pelaksanaan
	Formasi untuk Pembantu Pembina/Pakcik/Bu cik dibelakang posisi Yanda/Bunda,sedangkan
Siaga dalam formasi lingkaran
	PB/PBU mengantar Siaga yang akan dilantik maju kedepan Yanda/Bunda
	Yanda/Bunda menyampaikan prakata,dan Tanya jawab tentang SKU Siaga
	Yanda/Bunda memimpin do’a
	Sambil memegang ujung Bendera Merah putih dan mencium,sedang tangan kanan memegang
bendera diletakkan pada dada kiri,selanjutnya mengucapkan Dwi Satya.
	Setelah selesai diucpkan Yanda/Bunda memegang bahu Siaga pertanda ucapan selamat.
	Yanda/Bunda menyematkan tanda pelantikan Siaga.
	Yanda/Bunda memberikan semangat dan nasehat,dan diteruskan dengan saling salaman.
	Siaga yang dilantik,kembali pada Barungnya.
	Pelantikan Siaga berakhir.
	
1.5	Pertemuan Pramuka Siaga
Pramuka Siaga biasanya mengadakan pertemuan satu kali dalam satu minggu,biasanya pada sore
hari.Selain pertemuan rutin ini,juga ada pertemuan lain yang biasanya dikenal dengan
sebutan Pesta Siaga.
Sipat pesta Siaga  adalah rekreatif,arti rekreatif adalah sipatnya senang dan gembira yang
bertujuan menyegarkan pikiran.Penyelenggaraan Pesta Siaga adalah tingkat Desa,Kecamatan
dan Cabang.Adapun landasan bentuk dan sipat Pesta Siaga sebagai berikut :
1.1.1.	Landasan dan Bentuk Kegiatan Pesta Siaga
	Seluruh  kegiatan Pesta Siaga dilandasi dengan semangat jiwa Satya dan Dharma Pramuka
	Bentuk Pesta Siaga adalah permainan
bersama,Bazar,Darmawisata,ketangkasan,karnaval,keterampilan,pentas
seni,,perkemahan,pameran dan lainnya yang sejenis.
1.1.2.	Sipat Pesta Siaga
     Sipat Pesta Siaga adalah rekretif,kreatif,menghibur hati,trampil dan tangkas
1.1.3.	Perencanaan,Pengorganisasian,Tata laksana,Pengawasan
A.	Perencanaan Pesta Siaga
	Tujuan dan maksud  di adakannya pesta Siaga
	Tempat dan waktu pesta siaga
	Susunan panitia  pesta siaga
	Prosedur kerja acara pesta siaga
	Detail acara kegiatan pesta siaga
	Akomodasi atau pembekalan pesta siaga
	Perencanaan biaya yang diperlukan untuk pesta siaga
	Pengawasan pesta siaga sangat diperlukan untuk
keamanan,ketertiban,ketentraman,penilaian pesta siaga perlu untuk mengukur kualitas
penyelenggaraan pesta siaga.
B.	Pengorganisasian Pesta Siaga
Bentuk struktur pengorganisasian panitia penyelenggara pesta siaga dikondisikan dengan
kepentingan,acara,relasi antar kerjanya,agar  organisasinya terlihat utuh dan tepat guna
sasarn dari kepanitiaan.
C.	Tatalaksana
Pesta Siaga dapat dilaksanakan :
1.	satu kali dalam tiga bulan dilaksanakan  di tingkat Gugus Depan  atau tingkat desa.
2.	satu kali dalam enam bulan dilaksanakan di tingkat Kwarran atau tingkat kecamatan.
3.	Setiap tahun dilaksanakan ditingkat Kwrcab atau tingkat kabupaten
D.	Pengawasan dan Penilaian Pesta Siaga
Agar penyelenggaraannya sukses,aman, tertib dan berkualitas perlu pengawasan dan
penilaian. Maka perlu tim khusus menjadi personil pengawasan dan penilaian pesta siaga.


Pramuka itu!
Rajin terampil dan gembira
Ingin membahas topik ini? Tinggalkan komentar Anda:  
 
Nama:  
Website:  
Email:  
Nomor HP:  
Nama tokoh wayang:  gatot
 


Copyright © 2014 Artikel Pendidikan   |   About   Privacy   Contact